Saat kematian COVID melampaui dua juta di seluruh dunia, Guterres memperingatkan agar tidak ‘vaksinasi’ yang menghancurkan diri sendiri |

“Di belakang angka yang mengejutkan ini adalah nama dan wajah: senyuman sekarang hanya tinggal kenangan, kursi kosong selamanya di meja makan, ruangan yang bergema dengan kesunyian orang yang dicintai,” kata Guterres.

Solidaritas, untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa

“Dalam mengenang dua juta jiwa itu, dunia harus bertindak dengan solidaritas yang jauh lebih besar,” tambahnya.

Sejak ditemukan pada akhir Desember 2019, COVID-19 kini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, dengan kasus di 191 negara dan wilayah. Kematian akibat penyakit mencapai tonggak sejarah yang suram hanya satu juta pada bulan September.

Selain itu, dampak sosio-ekonomi dari pandemi ini sangat besar, dengan banyak pekerjaan dan mata pencaharian hilang secara global, dan jutaan orang jatuh ke dalam kemiskinan dan kelaparan.

Sebuah ‘vakum vaksin’

Guterres melanjutkan dengan mencatat bahwa meskipun vaksin COVID-19 yang aman dan efektif sedang diluncurkan, perbedaan terus berlanjut antar negara.

“Vaksin mencapai negara-negara berpenghasilan tinggi dengan cepat, sementara yang termiskin di dunia tidak memiliki sama sekali,” katanya, seraya menambahkan bahwa “beberapa negara mengejar kesepakatan sampingan, bahkan mengadakannya di luar kebutuhan.”

Kepala PBB melanjutkan dengan mencatat bahwa sementara pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi penduduk mereka, “‘vaksinasi’ merugikan diri sendiri dan akan menunda pemulihan global.”

“COVID-19 tidak bisa dikalahkan satu negara dalam satu waktu,” tegasnya. Bapak Guterres meminta negara-negara untuk berkomitmen sekarang untuk berbagi dosis vaksin berlebih, untuk membantu segera memvaksinasi petugas kesehatan di seluruh dunia dan mencegah runtuhnya sistem kesehatan.

Dia juga menegaskan kembali perlunya memastikan pendanaan penuh untuk Access to COVID-19 Tools Accelerator (ACT Accelerator) dan fasilitas COVAX-nya, untuk membuat vaksin tersedia dan terjangkau bagi semua.

Langkah-langkah yang sudah terbukti

Pada saat yang sama, orang harus mengingat dan mempraktikkan langkah-langkah “sederhana dan terbukti” untuk menjaga satu sama lain tetap aman: memakai masker, menjaga jarak secara fisik, menghindari keramaian, dan kebersihan tangan.

“Dunia kita hanya bisa maju dari virus ini dengan satu cara – bersama. Solidaritas global akan menyelamatkan nyawa, melindungi orang dan membantu mengalahkan virus ganas ini ”, tambah Bapak Guterres.


Result SGP terbaru, tersaji dengan rapi bersama kami.