Presiden Sri Lanka menyerukan WHO untuk memfasilitasi 'akses universal' ke vaksin COVID |

Presiden Sri Lanka menyerukan WHO untuk memfasilitasi ‘akses universal’ ke vaksin COVID |

Dalam pidato yang direkam sebelumnya pada debat tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Presiden Gotabaya Rajapaksa menjelaskan bahwa langkah-langkah “inklusif, non-diskriminatif dan holistik” dari Pemerintahnya adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi kesehatan masyarakat.

Langkah-langkah ini termasuk, mendukung keuangan keluarga berpenghasilan rendah, pensiunan, penyandang disabilitas, pencari nafkah harian, petani, dan kelompok yang kurang beruntung, dan mengelola pemulangan warga Sri Lanka secara terkoordinasi, katanya.

Presiden Rajapaksa juga menyuarakan dukungan negaranya untuk pekerjaan Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), meminta badan kesehatan PBB untuk memfasilitasi “akses universal” ke vaksin COVID-19, setelah dikembangkan.

Vaksin itu “harus ditetapkan sebagai barang publik dasar dan terjangkau serta dapat diperoleh oleh semua,” tegasnya.

Bersamaan dengan itu, pemimpin Sri Lanka mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas dampak ekonomi dari pandemi di negara-negara berkembang dan mendesak keringanan hutang dan stimulus keuangan untuk negara-negara yang terkena dampak harus diakui.

Komitmen terhadap Agenda 2030

Presiden Rajapaksa juga menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan melindungi lingkungannya, menginformasikan kepada Majelis PBB tentang inisiatif Pemerintahnya untuk memberantas kemiskinan ekstrim dan meningkatkan akses ke pendidikan.

“Portal e-learning resmi gratis untuk anak-anak sekolah, dengan dukungan operator telekomunikasi, telah berhasil berkontribusi dalam pembelajaran di rumah selama pandemi,” ujarnya sebagai contoh.

Memerangi terorisme

Setelah mengalami puluhan tahun separatisme dan terorisme, Sri Lanka mengutuk semua tindakan teroris dengan sekuat mungkin, baik domestik maupun internasional, menggarisbawahi Presiden Rajapaksa, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk berdiri dalam solidaritas dengan negaranya melawan momok.

“Sebagai negara yang telah menyaksikan pahitnya perang, Sri Lanka berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian di seluruh dunia,” tambahnya.

Akhiri ‘perburuan penyihir politik’

Presiden Sri Lanka juga menggarisbawahi perlunya mengakhiri “perburuan penyihir politik” melalui motif yang dipertanyakan terhadap Negara Anggota. Dengan melakukan itu, katanya, akan menjamin keberlanjutan dan kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Pemerintah negara-negara yang dipilih secara demokratis memahami denyut nadi dan kebutuhan rakyat mereka dengan sebaik-baiknya. Ini adalah tanggung jawab PBB untuk membantu dan mendukung proses Pemerintah terpilih tersebut untuk menghasilkan solusi berkelanjutan bagi kebutuhan rakyat mereka, ”katanya.

“Saya ingin mengulangi pentingnya Piagam PBB yang mengabadikan perlindungan kedaulatan, integritas teritorial Negara dan tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri mereka,” tambah Presiden Rajapaksa.

Pernyataan lengkap tersedia di sini

Toto SGP memberikan sajian Informasi Pengeluaran Togel Singapore Terbaru

Related Posts

Contact Us | About Us | Privacy Policy | Terms and Conditions | Disclaimer

do_action('fairy_gototop'); wp_footer(); ?>